Kayu ulin lantai atau biasa disebut ironwood adalah kayu Kalimantan yang memiliki pesona bagus. Tampilan material kayu yang menawan jadi pilihan menarik untuk meningkatkan tampilan ruang.
Baca Juga: Lantai Kayu Laminate, Pilihan Tepat dan Ekonomis
Pohon ulin itu sendiri merupakan pohon kayu besi yang cukup populer dengan tinggi mencapai 30.35 m dan diameter 60-120 cm. Material ini bisa digunakan untuk berbagai macam bidang, seperti penyangga, jembatan hingga pelapis lantai.

Mengenal Proses Pemasangan Kayu Ulin Lantai pada Hunian
Kayu ulin terkenal dengan kualitasnya yang sangat bagus. Material ini tahan terhadap rayap, tidak mudah diserang jamur, bahkan tahan terhadap air laut.
Dibalik keunggulan tersebut, kayu ulin juga memiliki sisi lemah. Sebab, ketahanan kayu yang sangat bagus menjadikan material ini tergolong sangat keras. Hal tersebut membuat proses pemasangan material jadi lebih sulit.
Perbandingan Kekuatan Kayu Ulin vs Jati
Melihat dari sisi kekuatan dan ketahanannya, kayu ulin unggul mutlak dibandingkan kayu jati. Sebab, material ini mampu bertahan hingga ratusan, bahkan ribuan tahun. Material dari kayu ulin juga dikenal sangat keras dan padat. Sementara itu, kayu jati juga cukup awet. Hanya saja, masih kalah dari kayu ulin untuk penggunaan jangka panjang.
Berdasarkan sisi kekuatan tersebut, kayu ulin ideal diaplikasikan untuk produk decking kayu di area outdoor, seperti patio, taman hingga kolam renang. Decking kayu ulin bisa tahan terhadap sinar UV, hujan deras dan paparan angin dalam jangka waktu lama, asalkan dirawat dengan benar.
Sebagai gambaran, berikut informasi detail mengenai proses pemasangan lantai dengan kayu ulin yang baik dan benar.
Pemasangan Kayu Ulin untuk Lantai
Material lantai dari kayu ulin hanya bisa bertahan lama dengan proses pemasangan kayu yang tepat. Sebab, proses yang salah seringkali membuat tampilan estetika lantai jadi kurang menarik, bahkan kurang awet untuk jangka panjang.
Ketika melakukan pemasangan lantai dengan kayu ulin, pengguna membutuhkan perekat atau lem sebagai finishing. Proses pemasangan material dengan perekat ini akan lebih baik jika dipasang di area outdoor, bukan indoor.
Sebagai catatan, proses pemasangan kayu ulin lantai pada area outdoor memiliki tantangan yang cukup besar. Terlebih jika material dipasang untuk lantai decking, dek pool, gazebo hingga pergola. Area penempatan tersebut membutuhkan lem dan cat yang kuat untuk mengaplikasikan lantai kayu ulin.
Sebagai rekomendasi, pengguna bisa memilih lem atau cat dengan karakteristik tahan terhadap kelembaban. Gunakan cat khusus dengan produk coating bersifat anti gores sebagai pelindung material lantai untuk jangka panjang.
Contoh Pemasangan Outdoor
Proses pemasangan lantai dari kayu ulin bisa dilihat secara detail dalam kanal YouTube Ecla Wood. Pemilik rumah bisa memperhatikan setiap tahapan untuk melakukan pemasangan dengan benar.
Seperti dilansir dalam video YouTube Ecla Wood untuk pemasangan geladak kayu ulin berukuran 2 cm x 9 cm dan panjang 4 m. Tahap pertama, potong sebagian sisi menjadi siku karena penataannya disusun bata dan membutuhkan sambungan. Setelah dipotong siku, ukur ruangan yang akan dipasang kayu ulin sebagai lantainya. Tata secara rapi dan dibuat nat sesuai ruangan dengan jarak yang sama agar kayu tidak pecah saat dibor. Buat lubang sekrup menggunakan bur, jika sudah bisa memasukkan baut. Barulah tata atau susun kayu ulin menjadi lantai dengan penataan seperti bata. Setelah selesai penataan dan pemasangan baut, bisa merapikan bagian ujungnya. Gunakan gerinda untuk mempermudah proses pemotongan. Setelah terlihat rapi, barulah bisa menerapkannya pada lantai yang diinginkan.
Baca Juga: Rekomendasi Kayu Lantai Tempel dengan Cara Pemasangan Mudah
Pemilihan material lantai dari kayu ulin memang tidak bisa diragukan. Hanya saja, pengguna perlu memperhatikan pemasangan yang tepat agar kayu ulin lantai terlihat menarik secara visual dalam jangka panjang. /Siti



