Lantai kayu laminate kian jadi pilihan populer dalam dunia desain. Tampilan pada lantai yang menyerupai kayu asli membuatnya jadi primadona yang terus dikenal. Belum lagi, material hadir dengan harga terjangkau, sehingga bisa jadi opsi tepat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Baca Juga: Lantai Kayu Ruang Tamu Perpaduan Alam dan Kenyamanan Modern

Mengenal Lebih Dalam Mengenai Lantai Kayu Laminate
Laminate kian dipilih sebagai solusi tepat untuk pengguna yang menginginkan nuansa elegan dan hangat, tanpa mengeluarkan biaya besar. Belum lagi, pemasangan serta perawatan lantai ini cukup mudah, sehingga menawarkan daya tarik berbeda ketimbang material lainnya. Artikel berikut akan membahas apa itu material kayu laminate, keunggulan, kisaran harga serta bagaimana cara memasangnya.
Apa itu Kayu Laminate?
Sebenarnya, lantai laminate merupakan material berlapis yang terdiri dari serat kayu. Material ini bisa memberikan efek imitasi dari kayu alami yang paling kuat.
Umumnya, lantai laminate terbuat dari empat lapisan utama yang dikompresi bersama dalam satu langkah. Proses ini melibatkan tekanan dan suhu tinggi.
Sekilas, papan laminasi cukup keras, mirip kayu asli. Hanya saja, material ini jauh lebih ekonomis dan tahan terhadap risiko kelembaban.
Berikut sejumlah keunggulan dari papan kayu laminate.
Pilihan Motif dan Desain Banyak
Lantai laminate memiliki beragam motif dan desain menarik, sehingga mampu menyesuaikan interior yang ada di rumah. Biasanya, material memiliki motif yang sangat mirip dengan tampilan kayu alami, termasuk kayu jati, merbau, sonokeling hingga bengkirai.
Daya Tahan Tinggi untuk Penggunaan Jangka Panjang
Lantai laminate dilengkapi dengan lapisan pelindung super kuat. Hal ini membuat material tahan terhadap goresan, benturan, noda serta paparan dari sinar matahari.
Meskipun terkena cahaya matahari langsung dalam jangka waktu lama, lantai kayu laminate tidak mudah pudar. Selain itu, jika terjadi kerusakan pada salah satu bagian, papan tersebut dapat diganti tanpa harus membongkar lantai secara keseluruhan. Hal ini merupakan salah satu solusi praktis dan ekonomis untuk hunian modern.
Melansir dari akun TikTok @membangun.ruang, lantai laminate merupakan alternatif dari kayu yang cocok digunakan di area kamar tidur. Material lantai terasa sangat nyaman, mirip seperti kayu dan menjadikan ruangan jadi lebih homey. Jika diinjak, laminate ini feel-nya mirip kayu, karena kandungan materialnya juga memang terdiri dari elemen serbuk kayu dan di treatment khusus.
Perbandingan Harga Lantai Kayu Asli vs Laminate
Keunggulan utama dari kayu laminate adalah harganya jauh lebih ekonomis dibandingkan material kayu asli. Lantai ini dibuat dari High Density Fiberboard (HDF), bukan dari kayu utuh sungguhan. Oleh karena itu, laminate dapat dijual dengan harga 2 hingga 4 kali lebih murah.
Sebagai gambarannya, harga lantai laminate pada umumnya berada di kisaran Rp 100.000 sampai Rp 200.000 per meter persegi. Lalu, bandingkan dengan lantai kayu asli, harganya bisa mencapai Rp 300.000 sampai Rp 800.000 per meter persegi, tergantung jenis kayu yang digunakan. Melihat dari segi harga, kayu sungguhan akan lebih mahal dan bervariasi. Hal ini tergantung pada ketebalan lapisan, sistem perekat antar papan serta desain yang ditampilkan.
Cara Pemasangan Lantai Laminate
Banyak orang memilih lantai kayu laminate karena proses pemasangannya sangat praktis dan cepat. Sebab, pemasangan lantai ini tidak membutuhkan paku maupun lem perekat lagi.
Sebelum memulai pemasangan, pastikan seluruh permukaan lantai dalam kondisi bersih dan kering. Pastikan pula, lantai rumah tidak terhalang oleh benda apa pun.
Langkah pertama, tutupi seluruh permukaan lantai dengan lapisan polyfoam. Kemudian, sambungkan setiap lembar polyfoam menggunakan lakban plastik. Tempelkan setiap sisi lembaran hingga saling bersentuhan. Jangan menumpuk satu lembaran dengan lembaran lainnya.
Pasang lembaran laminate dengan menutupi dinding terpanjang. Dimulai dari sisi kanan, lalu ke kiri. Pada saat pemasangan papan laminate, beri sisa jarak sekitar 2-3 milimeter dari sisi dinding. Tujuannya agar memiliki ruang kecil untuk pemuaian nantinya. Sebab, meskipun bukan kayu sungguhan, laminate tetap bisa sedikit mengalami perubahan bentuk.
Hindari ujung lebar lembaran papan di barisan pertama bertemu dengan ujung papan barisan kedua dan seterusnya. Pemasangan lembaran berikutnya, tempelkan ke bagian yang sudah terpasang dengan kondisi sudut 45 derajat. Lalu tekan dan pukul menggunakan kayu dan palu agar lembaran-lembaran ini saling menempel.
Baca Juga: Keunggulan Lantai Kayu Merbau dan Perawatannya untuk Hunian Elegan dan Tahan Lama
Lantai kayu laminate untuk rumah merupakan langkah tepat bagi pengguna yang butuh suasana hangat kayu, tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Memiliki tampilan elegan, lantai ini juga praktis dalam pemasangannya, tahan terhadap gores dan noda ringan. Jika pengguna sedang mencari solusi lantai ekonomis dan tetap elegan, laminate merupakan jawabannya. /Siti



